Selasa, 13 Januari 2009

Akhwat sejati

Saya menemukan ini :

Seorang gadis kecil bertanya pada ayahnya, “Abi ceritakan padaku tentang akhwat sejati?”

Sang ayah pun menoleh sambil kemudian tersenyum.
Anakku…


Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya. Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari, keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.

Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.

Sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah putrinya.“Lantas apa lagi Abi?” sahut putrinya.

Ketahuilah putriku…
Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.

Dan ingatlah…
Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.
Setelah itu sang anak kembali bertanya,

“Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu, Abi?” Sang ayah memberikannya sebuah buku dan berkata, “Pelajarilah mereka!”

Sang anakpun mengambil buku itu dan terlihatlah sebuah tulisan “Istri Rasulullah”. (Muslimah Sholihah)



hmm @#$@#%^%^& kind of hard ya? kadang saya bertindak seperti pernyataan pertama tersebut tanpa memikirkan keadaan di pernyataan kedua. astagfirulloh. sedih ya.. saya jauh loh dari situ... jauh sekali. hati saya terketuk untuk menjadi seperti itu, tapi, ada ada perasaan yang bilang, "kamu belum bisa" kenapa? hmmm.. perlu renungan ini sih.
yang skrg lagi terlintas di benak saya, yang paling dkt dengan lingkungan saya saat ini, eum yaa you can see laah what kind of style that girls wear. malah mungkin saya! suka ga sadar melakukan tersebut. sedih emang mikirinnya. wanita. emang berat sih kalo ga punya bekel yang kuat :D betapa dilecehkannya kadang wanita itu tapi tanpa sadar wanita itu sendiri malah yang mengakibatkan dirinya dilecehkan. Inget cerita Tunggul Ametung? Yang dibunuh oleh pengawal kepercayaannya Ken Arok yang jatuh cinta dengan istrinya, Ken dedes. Dan katanya sih Ken Arok jatuh cinta sm Ken Dedes karna ngelihat betisnya. Betis.

"Siapa suruh engkau begitu menggoda?" sebagian lelaki mungkin akan berpikiran begini saat "menjaili" seorang wanita. Salah ga sih wanita nya? Mana dia sadar kan?
Cuman ya ini jadi bahan pemikiran aja, kenapa maraknya kasus pemerkosaan. Maraknya om-om nakal. Because the girls look so hot :| gitu kan? ya gatau juga sih. Open mind aja.
Kalo ada kasus orang cupu yang diperkosa, ya mungkin karna ga bisa ngedapetin yang GA CUPU nya mungkin. yah who knooooows.

Sekarang sih saya mencoba untuk terus berpakaian sopan, and be careful of what i will do. Dari berbicara, ahahihi, dari BANGUN males, dari MANDI males. ahahaha :)) Be Modest girl! ;)

Emansipasi wanita.
Hmmm, wanita2 sekarang pada ngerokok. Habit nya udh beda ya sekarang. Hak mereka kok. Tapi sy pernah liat murid2 SMA wanita ngerokok di depan umum. Please, open your mind. Be modest! Cumaaan yaa kalo saya nih liat cw2 remaja yang ngerokok gituu, hmmmmm gimana yaaa maybe i will think, she's a bad girl.
Dan ibuu saya juga pernah bilang, "Yang namanya cewe mah mu jaman berubah juga tetep, harus jaga perilaku jangan ikut berubah juga"
Harus punya pegangan kuat yaaaa.
Apalagi yaaa yang dianggap emansipasi tapi sebenernya tenooot wrong way.
Jam malam?
Yaaaap, itu dia! Cuman ya kadang tungtutan pekerjaan mengahruskan pulang malam. Ya selain ituu gitu. Jam malam di rumah saya gimana ya hmm? Orang tua saya pasti negbolehin ko kalau alesannya jelas, misal sy pernah pulang jam stengah 12, gara2 keluar PVJ nyaa antri bgt, its okay. Back to topic, jam malam wanita, gimana sm cw2 yang suka dugem? Gimana ya caranya mereka bisa dapet izin pulang subuh gitu? Saya sih gabisa ngeboongin orang tua dgn bilang nginep di rumah teman. What a black lie! Apa cw2 dugem itu semuanya ga baik2? Walaupun ga ngapa2in kan mereka udh ngewatin jam malemnya wanita. Dan disana memberikan sedikit manfaat lalu memberikan setumpuk dosa. Mending juga satnite di rumah browsing ato ol hehe.
Jam malam termasuk emansipasi kah? Apa mereka2, wanita yang dugem menganggap itu suatu emansipasi. Gimana punn yaa gimana pun habitnya, di Islam juga kan ngajarin wanita tidak baik keluar malam. Lebih baik berdiam diri di rumah bantu org tua gitu kan.

Hmm kalo dibilang sekang cw baik2 susah dicari, iya mungkin susah, cowo juga harus selektif ya berarti? eh cowo juga banyak kali yang brengsek :| cowo jaman sekarang gampang ditebak sih pikirannya. hih!
apalagi ya emansipasi yang salah? entar deh let me find ouut! haha.
oiyah, saya sendiri gimana? ya gbisa nilai diri sendiri saya juga. haha yang pasti pemikiran saya sih gituu.

Bersambung..

5 komentar:

jebhe mengatakan...

simple aje dit.
adakah akhwat sejati di muka bumi ini?
^^

Ard dyn mengatakan...

tuh jeb udh diedit post yang aku gyahaha

jebhe mengatakan...

waduh dit..
itu mah jaman baheula ath..
skg uda susah nyari yg kya gitu mah.
wkwkwkkw..
jadi kmaha?

Ard dyn mengatakan...

jadi ya haruuuus selektif jeb, smoga aje jodoh kitee yang sejati2 hahaha amiiin B-)

Anonim mengatakan...

oh ya?
kayanya udh ga ada yg sejenis itu jaman skrg. udh deket sm kiamat sih